Warga Resah, Dugaan Peredaran Sabu Sasar Pelajar di Siarang-arang Rohil
Kantor Desa Siarang-arang di Rokan Hilir. Ist
ROKAN HILIR, GRESRIAU – Dugaan maraknya peredaran narkotika jenis sabu di Desa Siarang-arang, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir, menimbulkan keresahan masyarakat. Warga khawatir peredaran barang terlarang tersebut mulai menyasar anak di bawah umur hingga pelajar.
Berdasarkan informasi yang diterima Gresriau, Jumat (6/11/2026), dugaan aktivitas peredaran narkotika itu terjadi di kawasan RT 02 RW 02, Dusun I, Desa Siarang-arang.
Seorang warga disana menyebut nama Luffi Adillah alias Ipol sebagai sosok yang diduga terlibat dalam aktivitas tersebut. Ia menduga sabu dibawa dari Duri untuk selanjutnya diedarkan di Siarang-arang melalui sejumlah orang.
"Barang tersebut berasal dari Duri dan dibawa oleh saudara Luffi Adillah alias Ipol," ungkap informan dalam keterangannya kepada GresRiau.
Warga juga menyebut pria tersebut merupakan warga asli Siarang-arang yang kini tinggal di Duri setelah menikah. Namun, ia diduga masih sering datang ke desa tersebut.
"Semenjak keluar dari penjara, dia diduga kembali menjual sabu. Saya melihat sendiri dan pernah mencoba memancing informasi dengan berpura-pura ingin membeli," kata warga yang enggan namanya disebut dalam pemberitaan.
Ia juga menyampaikan bahwa pria tersebut disebut menggunakan kendaraan berbeda saat datang ke Siarang-arang, di antaranya Toyota Innova Reborn berwarna hitam dengan pelat nomor B dan terakhir terlihat menggunakan mobil pick-up.
Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Informan menyebut peredaran narkotika tersebut bahkan telah menjangkau anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah.
"Masyarakat sangat ketakutan, khususnya ibu-ibu dan bapak-bapak perwiritan. Mereka takut anak-anaknya terjerumus barang haram tersebut. Apalagi ada kekhawatiran anak di bawah umur dan pelajar ikut menjadi sasaran," ungkapnya.
Atas kondisi itu, masyarakat meminta Kapolda Riau dan jajaran Polres Rokan Hilir segera menindaklanjuti informasi tersebut. Warga berharap aparat melakukan penyelidikan menyeluruh, termasuk menelusuri dugaan jalur pasokan dari Duri dan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam peredarannya.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi kepolisian mengenai dugaan tersebut. GresRiau akan berupaya meminta konfirmasi kepada Polda Riau dan Polres Rokan Hilir untuk memastikan tindak lanjut atas informasi masyarakat.


