https://gresriau.com


Copyright © gresriau.com
All Right Reserved.
By : Aditya

Abu Rawis Ungkap Bronjong Program Utama Desa Domo, Selamatkan Masjid, Pemakaman dan Perkampungan!

Abu Rawis Ungkap Bronjong Program Utama Desa Domo, Selamatkan Masjid, Pemakaman dan Perkampungan!

Abu Rawis (Masyarakat Domo)

KAMPAR KIRI, RIAU - PT AWE telah menyepakati beberapa program pembangunan dan sosial untuk masyarakat Domo, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Program-program ini merupakan hasil kesepakatan antara perwakilan masyarakat Domo, Dt Dubalang Tagan Domo, dengan pengelola PT AWE, yang dituangkan dalam Adendum MOU beberapa bulan lalu.

Minggu (23/11/2025), Abu Rawis, Eks. Kepala Desa Domo, menjelaskan bahwa program-program itu satu diantaranya pembangunan Bronjong untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di kampung desa Domo. Serta menyusul pada program lainnya yang disepakati bersama.

Abu Rawis berharap program-program ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Domo. "Kami berharap program-program ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat Domo dan meningkatkan kualitas hidup mereka," ujar Pria yang juga pernah menjabat sebagai Ketua BPD Domo. 

Namun, perlu diingat bahwa PT AWE juga tengah menghadapi tuduhan terkait penambangan pasir ilegal di Desa Domo. Masyarakat dan tokoh masyarakat setempat meminta publik agar bijak menanggapi informasi ini dan memastikan bahwa kegiatan yang diharapkan masyarakat berlangsung hingga selesai tanpa ada gangguan.

"Manfaat Bronjong tersebut sebagai pengaman tebing dari abrasi yang diakibatkan jika tingginya intensitas hujan hingga membuat arus sungai deras. Tentu juga antisipasi untuk Sarana dan Prasarana seperti Mesjid, Pemakaman Umum dan Pemukiman Warga yang tinggal disepanjang Aliran Sungai Subayang Dusun I Desa Domo." Jelas Abu dengan terang kepada Jurnalis.

Sebab, menurut PT AWE, hingga saat ini untuk pembangunan Bronjong yang sudah masuk ke tingkat tiga, tengah dikerjakan masih terhutang modal awal oleh PT AWE ke Kampung Desa Domo dengan nilai telah mencapai Rp.200-an juta lebih.

Senada, Senin (24/11/2025), ditempat terpisah saat dikonfirmasi, Mardison Datuk Dubalang Tagan menuturkan, "Jadi, masyarakat fokus pada pembuatan bronjong, bertujuan untuk melindungi masjid, perkampungan, dan perkuburan umum dari bahaya runtuhnya tebing sungai yang sudah menggerus sejak lama ke pemukiman warga, ya semoga program ini bisa berjalan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat Domo".